Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 April 2015

SISTEM OPERASI UBUNTU

PENGERTIAN SISTEM OPERASI

Sebuah sistem operasi yang membuat komputer anda bekerja yang dirancang untuk menjalankan semua program dan mengelola semua perangkat keras dan perangkat lunak. Contoh dari sistem operasi adalah Microsoft Windows, Mac OS X, Android, Linux, dll.



UBUNTU
Ubuntu mudah digunakan dan dilengkapi dengan ribuan aplikasi gratis. Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai software bebas. nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “Kemanusiaan kepada sesama”. Ubuntu didesain untuk kepentingan penggunaan personal, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.
Proyek Ubuntu resmi disponspori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

Selain itu, Ubuntu juga bersifat Open Source.
Open source adalah Kekuatan komunitas seluruh dunia yang sangat ahli terampil yang membangun, berbagi dan meningkatkan perangkat lunak yang sangat terbaru bersama – kemudian membuatnya tersedia untuk semua orang.
Komunitas open-source berkembang dan saat ini menawarkan beberapa otak terbaik dalam bisnis ini. Tujuannya tidak berubah: sistem bebas dan perangkat lunak harus tersedia untuk semua orang, dimanapun mereka berada.
Ada prinsip inti 10 dari software open-source:
1.      Perangkat lunak harus bebas untuk mendistribusikan.
2.      Program harus menyertakan kode sumber
3.    Lisensi harus memungkinkan orang untuk bereksperimen dengan danmendistribusikanmodifikasi.
4.      Pengguna memiliki hak untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab untuk perangkat lunak yang mereka gunakan.
5.      Tidak boleh ada diskriminasi terhadap setiap orang atau kelompok.
6.  Lisensi tidak boleh melarang siapapun untuk memanfaatkan program dalam bidang tertentu.
7.  Tidak ada yang perlu untuk memperoleh lisensi tambahan untuk menggunakan atau mendistribusikan program tersebut.
8.      Lisensi tidak boleh spesifik untuk produk.
9.      Lisensi tidak boleh membatasi perangkat lunak lain.
10.  Lisensi harus teknologi netral.

Partisi dan Filesystem di Linux

A.   PARTISI
a.      Pengertian Partisi
Partisi  yang dalam pengaturan media penyimapnan  adalah bagian dari  memori
harddisk yang terpisah secara logika dan tidak terpisah secara fisik. Partisi ini dapat diterapkan di berbagai media penyimpanan, seperti flashdisk dan sebagainya, tapi secara umu, partisi memang sering dipakai di media Harddisk. Partisi didalam disk dapat dibuat dengan menggunakan tool pembuat partisi seperti fdisk,   cfdisk,   atau  parted.  Untuk berbasis  GUI,   dikenal  Gparted dan QtPerted. Untuk lingkungan windows, umum dikenal partition magic. Setelah partisi dibuat, maka partisi itu perlu diformat dengan file system  tertentu. Secara umum,  setiap tool partisi juga menyertakan fasil itas untuk membuat filesystem. Pada  sistem x86 yang umum kita pergunakan,  skema partisi  yang hanya dapat dibuat empat macam partisi yang umum disebut primary partition. Oleh karena itu, untuk membentuk suatu partisi yang  lebih banyak perlu dibuat partisi   tambahan, dimana   dalam  partisi   tersebut,   dapat   dibuat   partisi   yang   lain   yang   kemudian disebuat Extended Partition.  Dalam sebuah harddisk, hanya perlu memiliki   satu buah extended Partition, karena dari extended partition  ini, dapat dibuat partisi-partisi lain yang lebih kecil dan lebih banyak. Untuk Primary Partition, tidak ada ketentuan pasti apakah primary partition hanya boleh satu saja atau harus digunakan seluruhnya. yang jelas, untuk kesehatan sistem operasi, untuk keperluan booting, sebaiknya diletakkan di Primary Partition. Untuk sistem operasi Linux saat   ini,  sudah mampu melakukan boot  walau  tidak harus system terinstall di primary partition. Untuk kasus beberapa distro yang masih strict mengharuskan di isntal di primary partit ion.

b.      Tujuan Menggunakan Partisi
·         Memisahkan sistem operasi dengan file-file pengguna
·         Memiliki ruang untuk swap dan virtual memori
·         Membuat data data yang  sering digunakan dapat terletak berdekatan
·         Untuk memisahkan cache dan file-file log terpisah dari file-file lainnya. File-file   tersebut   dapat   berubah   dengan   sangat   sepat,   dan   berpotensial
·         menyebabkan partis i cepat penuh
·         Untuk melakukan multi-boot  atau dual-boot. Sehingga satu harddisk dapat tersimpan dua macam atau lebih s istem operasi.
·         Untuk melindungi  atau mengisolir  file. Hal  ini  agar mempermudah untuk
·         menyelematkan data dan memisahkan apabi la terjadi partisi korup.