Kamis, 09 April 2015

Inspirasi Cinta

Wanita itu..
Wanita,
Selendang keimanan penegak kehormatan
Ilmu pengetahuan pelengkap keelokan
Cinta kasih pemancar kelembutan

Sahabat ,
Wanita muda hari ini adalah pejuang peradaban
Yang akan menjadi sandaran kemajuan
Karena dari rahimnya yang suci kan terlahir pemimpin-pemimpin besar
Yang kan mengisi ruang sejarah hari esok

Maka..
Wanita hari ini mestilah mulia dan dimuliakan
Wanita mulia bukan dengan pujian
Bukan pula dengan sanjuangan


Senin, 06 April 2015

PAPER... Klasifikasi Metodologi Pengembangan Sistem Informasi

Klasifikasi Metodologi Pengembangan Sistem Informasi

METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM DAN PERANGKAT
            Metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan, postulat-postulat yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni atau disiplin lainnya. Metode adalah suatu cara, teknik yangsistematik untuk mengerjakan sesuatu. Metodologi Pengembangan sistem berartimetode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan dan postulat-postulat (kerangka pemikiran) yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi. Urut-urutan prosedur untuk pemecahan masalah dikenal dengan istilah Algoritma

Klasifikasi dari metodologi pengembangan sistem informasi melputi 3 metode, yaitu:
1. Functional Decomposition Methodologies (Metodologi Pemecahan Fungsional)
2.  Data Oriented Methodologies (Metodologi Orientasi Data)
3.  Prescriptive Methodologies


Pada paper ini saya hanya membahas metode yang pertama yaitu:
Functional Decomposition Methodologies (Metodologi Pemecahan Fungsional)

Metodologi ini menekankan pada pemecahan dari sistem ke dalamsubsistem-subsistem yang lebih kecil, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami, dirancang dan ditetapkan. Yang termasuk dalam kelompok metodologi ini adalah :
1.      HIPO (Hierarchy plus Input Process Output)

2.      Stepwise Refinement (SR) atau Iterative Stepwise Refinement (ISR)

3.      Information Hiding

PAPER... Penerapan tahap siklus hidup Air terjun (Waterfall)

Penerapan tahap siklus hidup Air terjun  (Waterfall)

MODEL WATERFALL
Merupakan model pengembangan system yang paling mudah dan paling sering digunakan. Model pengembangan ini bersifat linear dari tahap awal pengembangan system yaitu tahap perencanaan sampai tahap akhir pengembangan system yaitu tahap pemeliharaan. Tahapan berikutnya tidak akan dilaksanakan sebelum tahapan sebelumnya selesai dilaksanakan dan tidak bisa kembali atau mengulang ke tahap sebelumnya.


Tahap-tahap yang dilakukan pada model Waterfall ini digambarkan pada gambar berikut ini : 


Sabtu, 04 April 2015

Penuh Makna

“Wahai Rabb kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri kami penyejuk mata kami, jadikanlah pula kami sebangai imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. Al Furqan:74)

“Tiga perkara, yang barang siapa memilikinya, ia dapat merasakan manisnya iman, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul melebihi cintanya kepada selain keduanya, cinta kepada seseorang karena Allah dan membenci kekefiran sebagaiman aia tidak mau dicampakan kedalam neraka” (H.R. Bukhari-Muslim)

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji, dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik. Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (suga)” (QS.An Nur:26)

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al Baqarah:216)

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian (belum menikah) diantara kamu, dan orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. An Nur:32)



Tentang Sry Ahyun


Nama saya Sri Wahyuni, tetapi orang-orang cukup memanggil saya Sri. Saya lahir di Lhokseumawe, 22 april 1994. Saya lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja. Yang tinggal dengan orang tua serta kseorang kakak perempuan dan dua adik laki-laki saya. Saya bangga punya keluarga seperti mereka yang mempunyai sifat pekerja keras untuk mencari nafkah. Semua yang sudah di ajarkan oleh orang tua saya membuat saya mempunyai cita-cita, cita-cita saya adalah menjadi seorang PROGRAMER. Saya senang bekerja dengan komputer. Banyak hal yang sudah dan belum saya lakukan untuk mencapai cita-cita saya. Saya sudah kuliah dengan jurusan TEKNIK INFORMATIKA dan sekarang saya terus melatih bahasa inggris saya. 

PUISI RENUNGAN

AKU Adalah AKU
Jadi aku telah mimilih
Menurunkan aku ke Bumi
Hari berganti dan berganti
Aku diam tak memahami
Mengapa hidup begitu sepi
Apakah hidup seperti ini?
Apakah hidupku tak berganti?

Kini harus kuajalani
Tiada daya untuk kurenungi
Hidupku sudah ditakdirkan begini
Mungkin inilah yang terbaik untuk kuhadapi
Hanya Engkaulah yang mengerti
Semoga ada hikmah dibalik semua ini..
                                Cipt. Sri ahyun


KEHIDUPANKU
Termenung aku memikirkan masa lalu
Inginku berteriak, menangis dan menjerit
Mengapa semua begini
Andaikan semua ini mimpi
                Kegelapan telah tiba
                Tiada lagi mimpi yang indah
                Tiada lagi mas depan yang cerah
Semuanya hilang menjauh entah kemana
Kehidupanku menjadi tak menentu
Bagaikan tenggelam didasar laut biru
Tiada seorang pun yang dapat membantuku
                Oh.. Tuhanku
                Hanya engkaulah yang tahu
                Mungkin ini yang terbaik bagiku
                Aku berdoa kepadamu
                Semoga dibalik kesedihan tersimpan kebahagian
                                Cipt. Sri ahyun


Algoritma DDA, Bresenham dan Midpoint Lingkaran Menggunakan Delphi7

DDA (Digital Differential Analyzer)
Coding 

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var dx,dy,fstep,f,x1,x2,y1,y2:integer;
deltax,deltay,x,y:real;
begin
x1:=strtoint(edit1.Text);
y1:=strtoint(edit2.Text);
x2:=strtoint(edit3.Text);
y2:=strtoint(edit4.Text);

dx:=(x2-x1);
dy:=(y2-y1);
if (abs(dx)>abs(dy)) then fstep := abs(dx) else fstep := abs(dy);

deltax:= dx/fstep;
deltay:= dy/fstep;
x:=x1;y:=y1;
canvas.Pixels[trunc(x),trunc(y)] := clblue;

for f := 0 to fstep -1 do
begin
x := x + deltax;
y := y + deltay;
canvas.Pixels[trunc(x),trunc(y)]:= clblue;
end;
end;

end.


Output